BERITA - kabarsains.blogdetik.com -
Sejumlah ilmuwan yang mencoba memecahkan sandi DNA sebuah fosil keluarga manusia yang ditemukan di Siberia, Rusia, terperanjat. Lima persen DNA orang Melanesia yang mendiami Papua dan Australia itu ditemukan di makhluk yang dijuluki “Denisovans” itu.
“Kami kira ini kesalahan ketika pertama melihatnya,” kata David Reich, peneliti dari Harvard University, yang menulis laporan ilmiah ini.Lihat Sumbernya
Jakarta-Bayi mammoth bernama Khoma berusia di atas 50 ribu tahun ditemukan di kawasan beku sebelah utara Siberia. Fosil itu merupakan contoh langka dari raksasa prasejarah yang melakukan perjalanan ke Paris.
“Kuburan Beku Binatang Raksasa” julukan bagi utara Siberia yang memiliki wilayah luas berlapis es permanen. Di sini, ditemukan puluhan ribu bangkai binatang mamalia yang telah beku pada masa prasejarah. Para ahli mengemukakan, diduga binatang-binatang